Sukses! Reuni Akbar Ke-23 Alumni MAN 1 Jember Angkatan 2003 Berlangsung Penuh Kehangatan, Perkuat Silahturahmi Dan Semangat Menebar Manfaat

Sukses! Reuni Akbar Ke-23 Alumni MAN 1 Jember Angkatan 2003 Berlangsung Penuh Kehangatan, Perkuat Silahturahmi Dan Semangat Menebar Manfaat
Bagikan berita ini :

Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono

Sukses! Reuni Akbar Ke-23 Alumni MAN 1 Jember Angkatan 2003 Berlangsung Penuh Kehangatan, Perkuat Silahturahmi Dan Semangat Menebar Manfaat

Jember, rilisfakta.id – (21 Juni 2026) Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Reuni Akbar ke-23 Alumni MAN 1 Jember Angkatan 2003 yang digelar di Aula Gedung PSBB MAN 1 Jember, Minggu (21/6). Mengusung tema “Hangat Bersahabat, Semangat Menebar Manfaat”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat kembali silaturahmi setelah 23 tahun meninggalkan bangku madrasah.

Acara dihadiri ratusan alumni serta para guru dengan rangkaian kegiatan mulai dari registrasi peserta, ramah tamah, hiburan bersama guest star Guntur Arisandy, hingga sesi sambutan dan refleksi kebersamaan yang berlangsung hangat dan penuh haru.

Sambutan Ketua Panitia: Mustofa Ilyas

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Reuni Akbar ke-23 Alumni MAN 1 Jember Angkatan 2003, Mustofa Ilyas, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, pada kesempatan siang hari ini Allah SWT masih memberikan kita kesehatan, umur yang panjang, serta kesempatan sehingga atas izin-Nya kita semua dapat berkumpul dan bertemu dalam Reuni Akbar 23 Tahun Alumni MAN 1 Jember Angkatan 2003. Saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak dan Ibu Guru, para tamu undangan, serta seluruh rekan-rekan alumni yang telah meluangkan waktu untuk hadir pada hari ini.”

Ia menegaskan bahwa reuni bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan perayaan persahabatan yang tetap terjaga meski waktu telah lama berlalu.

“Reuni ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi merupakan perayaan atas persahabatan yang tetap hidup meskipun waktu telah berjalan begitu jauh. Hari ini kita dipertemukan kembali untuk mengenang perjalanan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat ikatan kekeluargaan yang telah terjalin sejak di bangku madrasah.”

Ia juga menekankan makna tema reuni:

“Hangat Bersahabat mengingatkan bahwa persahabatan tidak diukur dari seberapa sering kita bertemu, tetapi dari ketulusan hati untuk tetap saling mengingat, saling mendoakan, dan tetap merasa dekat meskipun dipisahkan oleh jarak dan kesibukan.
Sementara itu, Semangat Menebar Manfaat mengajak kita agar tidak berhenti pada nostalgia, tetapi melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah kita pelajari di madrasah.”

Penghormatan untuk Guru

Panitia juga menyampaikan penghormatan mendalam kepada para guru MAN 1 Jember.

“Penghormatan yang sedalam-dalamnya kepada Bapak-Ibu Guru yang telah berkenan meluangkan waktu untuk hadir pada kesempatan yang berbahagia ini.
Bagi kami, Panjenengan semua bukan sekadar sosok yang pernah berdiri di depan kelas untuk mengajarkan ilmu, tetapi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup kami.”

“Panjenenganlah yang menanamkan ilmu, membentuk akhlak dan adab, menegur ketika kami khilaf, menyemangati saat kami lelah, serta membimbing kami menjadi pribadi yang lebih baik.”

“Dari lubuk hati yang paling dalam, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan Panjenengan dengan pahala berlipat ganda dan menjadikannya amal jariyah.”

Apresiasi Panitia, Donatur, dan Alumni

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras selama berbulan-bulan dengan penuh semangat, kekompakan, serta pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran.”

“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada para donatur dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa tenaga, materi, maupun doa.”

“Kepada seluruh sahabat alumni yang hadir dari berbagai daerah, bahkan menempuh perjalanan jauh, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang tulus.”

“Semoga setiap langkah, tenaga, dan doa yang kita persembahkan dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT.”

Sambutan Perwakilan Guru: Agus Suyatno, S.Pd

Perwakilan guru, Agus Suyatno, S.Pd, menyampaikan sambutan penuh kehangatan, nostalgia, dan humor ringan.

“Tadi saya melihat sambutan Ketua OSIS sangat sistematis dan tertata. Memang begitu seharusnya seorang Ketua OSIS.”

Ia mengaku tidak memiliki persiapan khusus karena diminta secara mendadak.

“Kemarin Ketua OSIS datang ke rumah saya, tetapi tidak memberi tahu kalau saya diminta mewakili para guru. Jadi apa yang saya sampaikan ini benar-benar spontan.”

Ia mengenang para guru senior dan situasi sekolah saat ini.

“Sebenarnya hadir pula kepala sekolah kita pada masanya, Bapak Abdul Wahid. Bagi kami beliau tetap kepala sekolah yang pernah memimpin dengan dedikasi.”

“Kalau sekarang Panjenengan ke sekolah, mungkin akan terkejut karena banyak wajah baru. Kini sebagian besar guru adalah generasi muda, termasuk alumni yang kembali mengabdi sebagai pendidik.”

Dengan humor, ia menambahkan:

“Saya dulu guru BK yang cukup ‘laris’. Sekarang harus mengakui sudah kalah populer dengan guru BK muda. Tapi begitulah siklus kehidupan.”

Ia juga mengajak doa untuk guru dan alumni yang telah wafat maupun sakit.

“Mari kita doakan rekan-rekan kita yang telah lebih dahulu dipanggil Allah SWT. Semoga Allah menerima amal ibadah mereka dan menempatkan di tempat terbaik.”

“Dan bagi yang sakit, semoga segera diberikan kesembuhan.”

Ia menutup dengan pesan kehidupan:

“Selama Allah masih memberi umur kepada kita, marilah kita isi dengan hal-hal yang bermanfaat, menjaga silaturahmi, dan menebarkan kebaikan.”

Sambutan Hangat Guru Senior: Yuriadi

Guru senior Yuriadi menutup suasana dengan pantun interaktif khas madrasah.

“Baiklah, supaya suasananya semakin hangat, kita mulai dengan formula yang biasa saya pakai.”

“Burung merpati terbang tinggi…”

Beliau memberi arahan jawaban khas lingkungan madrasah:

“Jawabannya bukan tepuk tangan, tetapi…”

Hadirin serempak menjawab:

“Alhamdulillah…”

Beliau mengulang kembali:

“Burung merpati terbang tinggi…”

Hadirin kembali menjawab kompak:

“Alhamdulillah…”

Dengan senyum, beliau menutup:

“Masya Allah… begitu. Suasana jadi lebih hidup dan penuh rasa syukur. Di tempat kita, setiap kebersamaan selalu berujung pada rasa syukur: Alhamdulillah.”

Penutup

Reuni Akbar ke-23 Alumni MAN 1 Jember Angkatan 2003 ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta meneguhkan semangat untuk terus menebarkan manfaat bagi masyarakat dan almamater. (Catur)

Loading