Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
Semangat Juang Anyer–Panarukan dalam Bhinneka Tunggal Ika, Rombongan RW 16, 17, dan 18 Megellen Tampil Memukau di Karnaval Umum Desa Karangsono
Jember, rilisfakta.id – Rombongan gabungan RW 16, RW 17, dan RW 18 Dusun Megellen, Desa Karangsono mengusung tema “Semangat Juang Anyer–Panarukan dalam Bhinneka Tunggal Ika” saat mengikuti Karnaval Umum Desa Karangsono, Minggu (2/8/2026).
Rombongan peserta bernomor urut 13 tersebut menjadi salah satu peserta dengan barisan terpanjang. Mereka memulai perjalanan dari Perempatan Karangsono dan finis di Pertigaan Curahketing, dengan melibatkan ratusan peserta yang tampil kompak dan penuh semangat.
Berbagai atraksi dan visual edukatif ditampilkan dalam rombongan ini. Di antaranya drama kolosal Gerbong Maut yang menggambarkan kisah para tawanan kerja paksa, replika kerucut hasil panen sebagai simbol kemakmuran masyarakat, hingga beragam pakaian adat Nusantara yang mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Dayak Kultur serta kehadiran bintang tamu Kak Jupe, yang berhasil menghidupkan suasana dan menghibur ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute karnaval.
Ketua Rombongan Karnaval Megellen Wetan Kali, Ifan Affandi, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kekompakan sejak proses persiapan hingga pelaksanaan karnaval.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena seluruh peserta tetap kompak dan semangat dari awal hingga akhir. Terima kasih kepada seluruh warga RW 16, RW 17, dan RW 18, para panitia, serta semua pihak yang telah bekerja sama sehingga rombongan Megellen Wetan Kali dapat tampil maksimal dan ikut memeriahkan Karnaval Umum Desa Karangsono tahun ini,” ujar Ifan Affandi.

Ia berharap kebersamaan yang telah terjalin dalam kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan sebagai modal memperkuat persaudaraan antarwarga.

“Semoga kekompakan ini tidak hanya terjalin saat karnaval, tetapi juga terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat gotong royong dan persatuan, kita bisa terus membangun lingkungan yang harmonis sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya. (Catur)
![]()
