Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
Puncak Haflatul Imtihan ke-44 Pesantren Zainul Anwar Probolinggo Berlangsung Khidmat, Cetak Generasi Unggul Berakhlakul Karimah
Jatim, Rilisfakta.id – Rangkaian Haflatul Imtihan ke-44 Pesantren Zainul Anwar yang berada di lereng Gunung Argopuro Probolinggo berlangsung meriah, khidmat, dan penuh haru. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan pesantren ini tidak hanya menjadi ajang pelepasan santri, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam mencetak generasi unggul yang berilmu, berprestasi, dan berakhlakul karimah.

Malam puncak diawali dengan penampilan santri Raudlatul Athfal (RA) yang menampilkan kemampuan menghafal doa-doa harian, muhafadzah, serta berbagai unjuk prestasi di atas panggung. Satu per satu santri tampil percaya diri, disambut tepuk tangan meriah dari para wali santri dan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Momentum tersebut semakin membanggakan ketika Pengawas RA-MI Kecamatan, Dra. Erny Kurniawati, M.Pd., menyerahkan penghargaan kepada Ust. Nimin Khoiruddin, S.Pd.I. atas keberhasilannya mengantarkan santri RA dan MI meraih Juara I Lomba Kirab Budaya tingkat kecamatan dalam rangka Hari Santri dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Suasana kemudian berubah menjadi penuh haru saat prosesi wisuda RA dan pelepasan siswa kelas VI MI digelar secara apik oleh tim kreatif pesantren yang dikoordinatori oleh David Azet. Tangis para hadirin pecah ketika para peserta wisuda bersimpuh di pangkuan orang tua sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas perjuangan yang telah diberikan selama menempuh pendidikan.
@rilisfakta.id
Suasana kemudian berubah menjadi penuh haru saat pemutaran video singkat dokumenter “sejarah berdirinya pesantren yang didirikan oleh Almaghfurlah *Kyai Shamyari Anwar* ” , lalu kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda RA dan pelepasan siswa kelas VI MI digelar secara apik oleh tim kreatif pesantren
Dalam sambutannya, Kepala RA Zainul Anwar, Ning Umi Kulsum Azet, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur karena pada tahun ini sebanyak 26 siswa RA resmi diwisuda dan dinyatakan lulus, sekaligus menjadi jumlah lulusan terbanyak dalam tiga tahun terakhir.
“Alhamdulillah, tahun ini kami mewisuda 26 siswa. Ini merupakan jumlah lulusan terbanyak dalam tiga tahun terakhir. Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Pesantren Zainul Anwar. Semoga anak-anak menjadi generasi saleh, cerdas, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MI Ihyaul Islam, Ust. Suyanto, S.Pd.I., dalam momentum pelepasan 16 siswa kelas VI mengajak seluruh wali murid untuk terus mendampingi pendidikan anak hingga jenjang yang lebih tinggi.
“Pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap para orang tua tetap memberikan perhatian dan dukungan penuh agar anak-anak dapat melanjutkan pendidikan demi meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Sebagai penutup rangkaian Haflatul Imtihan ke-44, digelar pengajian umum yang dihadiri tokoh masyarakat, jajaran aparatur negara, alim ulama, serta ribuan jamaah dari berbagai daerah.
Dalam sambutan pembuka, Pengasuh Pesantren Zainul Anwar, KH Jawahirul Maknun Anwar, mengingatkan pentingnya membangun karakter generasi muda sejak usia dini di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Di tengah derasnya arus perubahan zaman yang disertai degradasi moral dan akhlak, kita semua memiliki tanggung jawab untuk membentengi anak-anak dengan pendidikan agama dan budi pekerti. Itulah bekal terbaik untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa,” tegasnya.

Pengajian umum menghadirkan Habib Ahmad bin Abdurrahman Ba’ali besuk Probolinggo, mubalig kharismatik asal Blado Kulon, Probolinggo, KH Imron Rosyidi, yang berhasil memukau ribuan jamaah melalui gaya ceramah yang komunikatif, humoris, namun sarat hikmah. Suasana pengajian berlangsung hidup hingga larut malam tanpa mengurangi antusiasme para jamaah.
Di tengah ceramahnya, KH Imron Rosyidi memberikan apresiasi khusus terhadap prestasi MI Zainul Anwar yang berhasil melahirkan dua hafidzah terbaik. (Catur)
![]()
