Pendataan Potensi Pramuka Nasional Digelar di Bangsalsari, Dorong Kegiatan Lebih Berkembang dan Berbasis Digital

Pendataan Potensi Pramuka Nasional Digelar di Bangsalsari, Dorong Kegiatan Lebih Berkembang dan Berbasis Digital
Bagikan berita ini :

Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono

Pendataan Potensi Pramuka Nasional Digelar di Bangsalsari, Dorong Kegiatan Lebih Berkembang dan Berbasis Digital

Jember, rilisfakta.id – Kwartir Ranting (Kwarran) Bangsalsari menggelar kegiatan sosialisasi pendataan potensi anggota Gerakan Pramuka tahun 2026 pada Sabtu (16/5/2026) di Aula SDN Bangsalsari 03.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pendataan potensi anggota Pramuka tahap II melalui sistem digital terintegrasi AyoPramuka Kwartir Nasional (Kwarnas). Sosialisasi diikuti oleh seluruh pembina gugus depan se-Kwarran Bangsalsari.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman teknis terkait penginputan data, pemanfaatan sistem digital, serta pentingnya validitas data sebagai dasar pengembangan program kepramukaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Ketua Kwarran Bangsalsari, Moch Jamil Yanuar, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum perubahan arah gerakan Pramuka di tingkat ranting.

“Kami tidak ingin kegiatan Pramuka di Bangsalsari hanya sekadar berjalan atau sekadar ada. Sudah saatnya ada perubahan dan perkembangan nyata, baik dari sisi kualitas kegiatan maupun pembinaan anggotanya,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pembina untuk mulai menghadirkan inovasi dalam kegiatan kepramukaan.

“Melalui pendataan berbasis digital ini, mari kita jadikan sebagai pijakan untuk menyusun program yang lebih terukur, tidak monoton, dan benar-benar memberikan dampak bagi anggota,” imbuhnya.

Sementara itu, Putra Catur Pamungkas, Koordinator Pendataan KTA Ayo Pramuka Kwarcab Jember yang hadir sebagai delegasi dari Pusdatin Kwarnas, menjelaskan bahwa aplikasi Ayo Pramuka merupakan platform yang dirancang khusus untuk seluruh anggota Pramuka.

“Ayo Pramuka ini adalah aplikasinya anak Pramuka. Berbeda dengan SIFA Online, aplikasi ini bisa diakses langsung oleh seluruh anggota, sehingga lebih terbuka dan memudahkan dalam pendataan maupun pengelolaan informasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi melalui Ayo Pramuka diharapkan mampu mempercepat proses pendataan serta meningkatkan akurasi data anggota secara nasional.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini berlangsung interaktif, terutama saat sesi praktik penggunaan sistem pendataan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan yang diberikan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kwarran Bangsalsari berharap seluruh gugus depan dapat segera melakukan pendataan secara menyeluruh dan berkelanjutan, sehingga Gerakan Pramuka di wilayah tersebut terus berkembang dan tidak stagnan. (Catur)

Loading