Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
Kisah Inspiratif
Kreatif! Anak-anak Gerbang Langkap Panti Raup Cuan Bisnis Layangan.
Inspiratif, rilisfakta.id – Sejumlah anak di Dusun Gebang Langkap , Desa Panti, Kecamatan Panti, Jember, membuat sendiri layang-layang, Senin (08/6/2025).
Musim layang-layang membawa berkah bagi sejumlah anak di Dusun Gebang Langkap, Desa Panti, Kecamatan Panti, Jember. Selain membuat untuk dimainkan sendiri, anak-anak juga berbisnis layang-layang untuk tambahan uang jajan. Kreativitas anak-anak membuat layangan dan menangkap peluang bisnis sejak dini patut diapresiasi.
“Biasa setiap musim layang-layang buat sendiri,” kata Muhammad Sholeh (11), Senin (08/6/2026).
Sholeh bersama lima orang teman sebayanya, mampu membuat layangan paling sedikit 30-50 buah dalam semalam. Layang-layang yang mereka buat adalah jenis layangan biasa atau segi empat dengan ukuran sedang, lebar 0.5 meter.
Mereka berbisnis layangan tersebut dengan modal kertas minyak. Bahan bambu yang digunakan mereka cari sendiri di pinggiran sungai dan kadang minta ke saudara atau tetangga yang bambunya sudah roboh. Mereka bersama-sama memotong bambu dengan peralatan yang ada.
“Modal kita hanya untuk pembelian kertas minyak,” kata, Fathul (14), saat ditanya biaya membuat layang-layang.
Menurutnya, setiap musim layang-layang memang sering membuat sendiri. Tidak hanya untuk dimainkan bersama teman-temanya tetapi juga dijual kepada teman sekitar. “Memang untuk dijual,” ungkapnya.

Satu buah layang-layang segi empat ukuran sedang, dijual dengan harga Rp 1.500. Dalam sehari para anak-anak bisa meraup cuan hingga Rp 45-75 ribu. Meski jumlahnya tidak besar, menurut mereka, lebih baik membuat dan menjual layangan dari pada sibuk bermain handphone. Apalagi saat ini musim-musimnya sambetan (aduan).
Hasil penjualan layang-layang ini dibagi rata setelah dipotong modal untuk tambahan bekal sekolah dan diberikan pada orang tua untuk tabungan. (Ir)
![]()

