Wujudkan Hunian Layak, 150 Bantuan Bedah Rumah BSPS Disalurkan di 7 Dapil Lampung Selatan Lewat Aspirasi Partai Golkar

Wujudkan Hunian Layak, 150 Bantuan Bedah Rumah BSPS Disalurkan di 7 Dapil Lampung Selatan Lewat Aspirasi Partai Golkar
Bagikan berita ini :

LAMPUNG SELATAN (RILISFAKTA.ID) – Senin 10 Agustus 2026, Ketua DPD Golkar Lampung Selatan H.Agus Sutanto, ST didampingi sekretaris H.Herman Hanafiah.SE.,MM, dan jajaran Pengurus DPD Golkar mengunjungi lokasi Pembangunan Bedah rumah program BSPS di desa Negeri Pandan Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Tiba di lokasi rombongan DPD Golkar Lampung Selatan disambut langsung oleh Penerimaan Manfaat ,Tokoh masyarakat setempat, Ketua BPD Nashoha serta perwakilan pemerintahan desa Negeri pandan.

Dalam kesempatan tersebut H.Agus Sutanto yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Lampung menjelaskan secara gamblang tentang program BSPS tersebut,
Dijelaskan Oleh Agus Sutanto bahwa, Pemerintah pusat menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk masyarakat Kabupaten Lampung Selatan. Sebanyak 150 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 7 daerah pemilihan (dapil) menerima bantuan stimulan ini melalui jalur aspirasi Partai Golkar.

​Program ini diperjuangkan oleh Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung, Ir. Hanan A. Rozak. Meski Lampung Selatan berada di Dapil Lampung 1, alokasi program dari Dapil Lampung 2 tersebut berhasil dialihkan ke wilayah ini berkat komunikasi intensif dan penyampaian pemaparan kebutuhan riil warga di lapangan.”Ungkap Agus Sutanto

Lalu, ​Salah satu wilayah penerima manfaat yakni Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda. Dari 10 usulan rumah yang diajukan oleh pemerintah desa setempat, sebanyak 9 unit dipastikan lolos verifikasi dan berhak menerima bantuan.

​Disini kami mengingatkan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam memperbarui data warga secara akurat agar bantuan tidak terkendala administrasi.

​”Pemerintah desa harus memastikan warga yang rumahnya tidak layak huni terdata dalam kategori Desil 5. Jika tidak masuk dalam data Desil 5, usulan otomatis tertolak oleh sistem pusat,” tegas Agus Sutanto di hadapan para KPM dan Masyarakat Desa Negeri Pandan.

​Setiap penerima manfaat memperoleh alokasi dana stimulan senilai total Rp20.000.000 per unit rumah, dengan rincian:
​Rp17.500.000 untuk belanja bahan dan material bangunan.
​Rp2.500.000 untuk insentif/upah tenaga kerja tukang.

​Penyerahan bantuan dipastikan utuh tanpa ada potongan biaya apa pun. Karena sifatnya sebagai bantuan stimulan (pemantik), kekurangan pengerjaan rumah diharapkan dapat ditopang melalui partisipasi swadaya dan budaya gotong royong masyarakat sekitar.

Hal serupa juga di sampaikan oleh Ketua DPD Golkar Lampung Selatan H.Agus Sutanto, ST saat meninjau Pelaksanaan program BSPS di kecamatan Ketapang yang turut di Hadiri oleh Anggota fraksi Golkar DPRD Lampung Selatan Ahmad Muslim.SE, Sekretaris H.Herman Hanafiah.SE,.MM, Bendahara Didiansyah.SH, Kepala Desa ,RT ,Masyarakat dan Penerima Manfaat.

Disampaikan oleh Agus Sutanto bahwa, ​Desa Ketapang dan Desa Taman Sari Masing-Masing Terima Alokasi 10 Unit Melalui Pengawalan Aspirasi DPR RI dan DPD Golkar

​Dari total alokasi tersebut, Desa Ketapang (Kecamatan Ketapang) dan Desa Taman Sari (Kecamatan Penengahan) masing-masing menerima alokasi bantuan sebanyak 10 unit rumah. Penyaluran ini menjadi langkah awal perbaikan kualitas hunian masyarakat desa setelah melalui proses verifikasi dan penataan administrasi.

​Penyaluran program RTLH ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka rumah tidak layak huni di wilayah Lampung Selatan. Berdasarkan pendataan berbasis Desil 5 yang dihimpun oleh pemerintah desa, diperkirakan rata-rata terdapat 30 hingga 50 rumah tidak layak huni di setiap desa. Dengan total 260 desa dan kelurahan di Kabupaten Lampung Selatan, akumulasi kebutuhan rumah layak huni mencapai ribuan unit.

​Keberhasilan membawa program pusat ini ke Lampung Selatan merupakan hasil pengawalan intensif dan ikhtiar politik pengurus DPD II Partai Golkar Lampung Selatan bersama Anggota DPR RI Fraksi Golkar, H. Hanan A Rozak. Mengingat kuota nasional program bedah rumah dibatasi sekitar 5.000 unit per tahun untuk seluruh Indonesia, sinergi antarjenjang kepengurusan menjadi kunci utama agar alokasi tersebut dapat singgah di Lampung Selatan.

​”Program ini tidak datang secara spontan (ujug-ujug). Ada tangga administrasi dan proses perjuangan panjang yang harus dilewati. Ibarat buah mangga, bantuan ini harus kita petik dan perjuangkan dengan ikhtiar nyata, bukan sekadar ditunggu hingga jatuh,” tegas pimpinan DPD Golkar Lampung Selatan saat menyampaikan sambutan program bantuan.

​Di tingkat tapak, penyaluran bantuan di Desa Ketapang dan Desa Taman Sari juga tidak terlepas dari peran aktif kader lokal, di antaranya Pak Didiyansah di Desa Ketapang dan Pak Muslim di Desa Taman Sari, yang secara konsisten mengawal aspirasi warga.”ucapnya

​Pihak DPD Golkar Lampung Selatan berharap para penerima manfaat, khususnya masyarakat penerima bantuan serta jajaran aparat desa, Bu/Pak RT, dan Kepala Dusun, dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Evaluasi dan perbaikan administrasi juga akan terus dilakukan agar pada masa mendatang program serupa dapat menjangkau lebih banyak desa dan keluarga penerima manfaat di Kabupaten Lampung Selatan.(TARI)

Loading