Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
Warga Perkebunan Petung Tulis Gotong Royong Selamatkan SDN Darungan 05 dari Ancaman Erosi, Harapkan Perhatian Pemkab Jember
Jember, rilisfakta.id – Tingginya kepedulian masyarakat Perkebunan Petung Tulis, Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, terhadap keberlangsungan SDN Darungan 05 kembali terlihat melalui aksi gotong royong yang melibatkan ratusan warga. Sekolah yang berada di tepi Sungai Tulis sekaligus menjadi pintu masuk menuju destinasi wisata Tancak Tulis itu kini menghadapi ancaman erosi yang dikhawatirkan dapat menggerus bangunan sekolah.
Pada Sabtu (4/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB, ratusan warga bersama Kepala SDN Darungan 05, dewan guru, mandor besar perkebunan, komite sekolah, tokoh masyarakat, serta relawan mengabdi turun langsung membersihkan aliran sungai dan mengumpulkan batu. Batu-batu tersebut akan dimanfaatkan sebagai material pembangunan terasering secara swadaya guna memperkuat bantaran sungai dan mencegah erosi yang terus mendekati area sekolah.
@teguhadven
@rilisfakta.id
RW setempat yang juga menjabat sebagai Komite SDN Darungan 05, Abdurrohim, mengatakan masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Jember segera memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah tersebut. Namun, sambil menunggu realisasi program pemerintah, warga memilih bergerak secara mandiri demi menjaga keselamatan peserta didik dan keberlangsungan proses belajar mengajar.


“Harapan kami pemerintah segera membenahi sekolah ini. Tetapi sambil menunggu kebijakan tersebut, masyarakat tidak akan tinggal diam. Kami bergotong royong membangun terasering agar erosi tidak semakin mengancam gedung sekolah dan aktivitas belajar anak-anak tetap aman,” ujarnya.

Abdurrohim juga mengaku bersyukur atas kepemimpinan Kepala SDN Darungan 05 yang baru, Mujiyono, S.Pd. Menurutnya, sejak dipimpin Mujiyono, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat warga untuk ikut membangun sekolah semakin meningkat.
“Sejak Pak Mujiyono memimpin, banyak perubahan positif. Warga menjadi lebih kompak dan bersemangat membantu sekolah. Itu yang membuat masyarakat rela turun langsung ke sungai untuk bergotong royong,” tambahnya.
Senada dengan itu, tokoh masyarakat sekaligus wali murid, Muhammad Shohih, menilai kehadiran kepala sekolah yang baru telah membawa semangat baru bagi seluruh warga sekolah.
“Semangat belajar mengajar kembali bangkit. Warga juga ikut berapi-api ingin membenahi SDN Darungan 05 agar menjadi sekolah yang lebih baik,” ungkapnya.
Baik tokoh masyarakat maupun Komite Sekolah memiliki harapan yang sama, yakni agar SDN Darungan 05 segera memperoleh perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Jember. Menurut para sesepuh setempat, bangunan sekolah tersebut belum pernah mendapatkan revitalisasi secara menyeluruh. Mereka berharap Bupati Jember dapat meninjau langsung kondisi sekolah yang berada di jalur menuju objek wisata Tancak Tulis tersebut sehingga dapat melihat secara nyata kondisi bangunan yang dinilai sudah kurang representatif.
Sementara itu, Kepala SDN Darungan 05, Mujiyono, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong tersebut murni merupakan hasil kesepakatan bersama antara sekolah dan masyarakat tanpa adanya kepentingan tertentu.
“Kegiatan ini lahir dari kepedulian bersama. Pembangunan terasering dilakukan secara swadaya sambil menunggu bantuan pemerintah yang, berdasarkan informasi yang kami terima, direncanakan dapat direalisasikan pada tahun 2027. Ke depan, apabila terasering telah selesai dibangun, kawasan tersebut juga direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi UMKM masyarakat sehingga selaras dengan pengembangan wisata alam Tancak Tulis,” jelasnya.

Melalui semangat gotong royong yang masih terjaga, masyarakat Perkebunan Petung Tulis berharap upaya swadaya ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus dapat mengetuk perhatian pemerintah agar SDN Darungan 05 memperoleh penanganan dan revitalisasi yang layak demi keselamatan peserta didik serta mendukung pengembangan kawasan wisata Tancak Tulis. (Catur)
![]()
