Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
Puncak Perayaan HUT ke-81 RI di Desa Tugusari Berlangsung Meriah, Juara Kades Cup 1 dan Karnaval Terima Penghargaan, PJ Audio vs P2 Audio Jadi Penutup Spektakuler
Jember, rilisfakta.id – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, berlangsung meriah pada Rabu malam (28/10/2026). Bertempat di Lapangan Sumbercanting, kegiatan tersebut sekaligus menjadi malam penganugerahan hadiah Kades Cup 1 dan Karnaval Desa Tugusari 2026.
Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tugusari, Akhmat Khoiri, S.H., ini menjadi momentum kebersamaan masyarakat sekaligus bentuk apresiasi kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam rangkaian perlombaan olahraga dan karnaval.
Ribuan warga tampak antusias memadati lokasi kegiatan. Tidak hanya menyaksikan penyerahan hadiah kepada para pemenang, masyarakat juga disuguhkan berbagai hiburan yang menambah semarak suasana malam puncak.
Salah satu agenda yang paling menyita perhatian warga adalah sesi penutup bertajuk Bettel Sound. Pada kesempatan tersebut, dua sound system horeg ternama, PJ Audio dan P2 Audio, dihadirkan untuk menunjukkan performa masing-masing. Adu kualitas dan karakter suara keduanya menjadi salah satu hiburan yang paling dinantikan masyarakat.

Penyerahan Hadiah Kades Cup 1, Ini Daftar Para Juara
Malam puncak perayaan HUT ke-81 RI juga menjadi momen penyerahan penghargaan bagi para atlet yang berhasil meraih prestasi dalam turnamen bola voli Kades Cup 1 Desa Tugusari.
Kompetisi tersebut mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari kelompok umur hingga kategori umum putra dan putri.
Berikut daftar lengkap para pemenang:
Kategori KU Putra 2011
1. Juara 1: Rea Reo Wuluhan
2. Juara 2: Bell Boii Ajung
3. Juara 3: Power Weringin Telu
4. Juara 4: Regas
Kategori KU Putri 2011
1. Juara 1: BVR Tegal Besar
2. Juara 2: Stujuh Patrang
3. Juara 3: Bayangkara
4. Juara 4: V3
Kategori Umum Putri
1. Juara 1: Combet HS
2. Juara 2: SAS Silo
3. Juara 3: BVR Tegal Besar
4. Juara 4: BVC Badean
Kategori Umum Putra
1. Juara 1: Laser A
2. Juara 2: Bell Boii
3. Juara 3: HS Grup Kaliwates
4. Juara 4: Odeng Alam Bedahan Jerit
Selain penghargaan untuk tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada pemain terbaik dalam kategori kelompok umur (KU).
Pemain Terbaik Putra KU: Fajar Zukh rufi Ramadhan.
Pemain Terbaik Putri KU: Ghalin Niza Izzati.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan, kerja keras, dan kontribusi para atlet selama mengikuti kompetisi.



Karnaval Desa Tugusari Angkat Budaya dan Kreativitas Pemuda
Selain turnamen bola voli, Karnaval Desa Tugusari 2026 juga menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan. Berbagai kelompok masyarakat tampil dengan membawa kreativitas serta tema yang beragam, mulai dari cerita budaya hingga konsep pertunjukan modern.
Berdasarkan hasil penilaian panitia, berikut daftar pemenang karnaval:
1. Juara 1: Putri Wangi, mengusung tema Calon Arang.
2. Juara 2: Muda-Mudi RW 026, mengangkat legenda Bojonegoro.
3. Juara 3: RW 016 Tim Katsepakat.
4. Harapan 1: Pemuda Lintas Tengah, mengusung tema Modern Carnival Dance.
5. Harapan 2: RW 023 Pemuda Anti Ruwet.

Beragam penampilan tersebut menunjukkan tingginya kreativitas masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan pemudi dalam mengemas pertunjukan yang memadukan unsur budaya dan modernisasi.
Hendra C Putra Dorong Karnaval Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Desa
Kesuksesan penyelenggaraan karnaval tidak lepas dari dukungan Hendra C Putra, Owner Terong Balap RTM, yang turut mengambil peran sebagai promotor kegiatan.
Saat dikonfirmasi, Hendra menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan event karnaval tingkat desa di Kabupaten Jember dengan konsep perpaduan budaya dan modernisasi.
Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak semestinya hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga harus mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta membangun karakter generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap budaya.

“Saya ingin kegiatan karnaval tingkat desa ini bisa menjadi ruang bagi pemuda-pemudi untuk berkreasi. Kita kolaborasikan budaya dengan modernisasi, sehingga tradisi tetap dikenal, tetapi penyajiannya juga bisa mengikuti perkembangan zaman. Harapannya, kegiatan ini mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat Desa Tugusari sekaligus membentuk karakter generasi muda yang sadar budaya,” ungkap Hendra.
Ia juga berharap ke depan para pemuda dan pemudi Desa Tugusari dapat lebih aktif mengambil peran dalam merancang berbagai kegiatan kreatif yang bisa menjadi ciri khas desa.
“Harapan saya pribadi, ke depan pemuda-pemudi Desa Tugusari bisa bersama-sama duduk dan menyusun rencana event-event berikutnya. Saya ingin mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga ikut menjadi penggerak. Dengan begitu, Desa Tugusari bisa memiliki ciri khas dan identitas tersendiri melalui kegiatan yang lahir dari kreativitas masyarakatnya,” tambahnya.
Kepala Desa Tugusari: Hiburan Harus Dirasakan Seluruh Masyarakat
Sementara itu, Kepala Desa Tugusari, Akhmat Khoiri, S.H., menjelaskan bahwa pemilihan Dusun Sumbercanting sebagai lokasi malam puncak memiliki tujuan tersendiri.
Pemerintah desa sengaja menghadirkan kegiatan tersebut di wilayah Sumbercanting agar masyarakat yang tinggal di kawasan pelosok Desa Tugusari juga dapat menikmati hiburan dan merasakan kemeriahan perayaan HUT Kemerdekaan RI.
“Kami sengaja mengadakan kegiatan puncak di Dusun Sumbercanting agar masyarakat yang berada di wilayah pelosok Tugusari juga bisa merasakan hiburan. Jangan sampai kegiatan seperti ini hanya dinikmati masyarakat di wilayah tertentu. Kami ingin seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati kemeriahan perayaan,” ungkap Akhmat Khoiri.
Ia juga berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat lebih luas, khususnya terhadap perputaran ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

“Selain masyarakat mendapatkan hiburan, kami juga berharap ada dampak ekonomi yang bisa dirasakan warga, terutama para pelaku UMKM setempat. Jadi, kegiatan ini bukan hanya tentang kemeriahan acara, tetapi juga bagaimana perekonomian masyarakat ikut bergerak,” Pungkasnya. (Catur)
![]()



