Peringati HUT RI ke-81, Pemdes Darungan Gelar Karnaval Budaya Nusantara Selama Dua Hari UMKM Berjaya

Peringati HUT RI ke-81, Pemdes Darungan Gelar Karnaval Budaya Nusantara Selama Dua Hari UMKM Berjaya
Bagikan berita ini :

Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono

Peringati HUT RI ke-81, Pemdes Darungan Gelar Karnaval Budaya Nusantara Selama Dua Hari UMKM Berjaya

Jember, rilisfakta.id — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa (Pemdes) Darungan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, menggelar karnaval bertema budaya Nusantara selama dua hari.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme masyarakat. Karnaval dibagi dalam beberapa kelas, yakni kelas pelajar dan umum yang digelar pada Jumat (4/9/2026), kemudian dilanjutkan dengan kelas Horeg Nusantara pada Sabtu (5/9/2026).

UMKM dan pedagang kaki lima ikut serta mendapat keuntungan dari kegiatan tersebut.

Puluhan regu turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Beragam kreasi dan penampilan yang mengangkat nuansa budaya Nusantara semakin menambah semarak peringatan HUT RI ke-81 di Desa Darungan.

Kepala Desa Darungan, H. Arafit, yang akrab dikenal dengan sebutan H. Syukron, mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.

@rilisfakta.id

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Kami bersyukur masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ungkap H. Syukron.

Terkait adanya pro dan kontra mengenai penggunaan sound horeg dalam kegiatan tersebut, H. Syukron mengatakan bahwa persoalan tersebut perlu dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari satu sisi.

“Memang kami menyadari ada pro dan kontra terkait sound horeg. Tetapi menurut kami, persoalan ini tidak bisa dipandang hanya dari satu sisi. Kegiatan ini juga merupakan permintaan dari masyarakat yang memang sangat menginginkannya,” jelasnya.

Menurutnya, Pemdes Darungan berupaya memberikan ruang sekaligus menetapkan batasan-batasan agar kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, sementara keinginan masyarakat tetap dapat diakomodasi.

“Kami memberikan tempat dan juga batasan-batasan yang harus dipatuhi. Harapannya, apa yang diinginkan masyarakat bisa terpenuhi, tetapi tetap dengan memperhatikan ketertiban dan kepentingan bersama,” imbuhnya.

H. Syukron juga berpesan agar perbedaan pandangan terkait kegiatan tersebut tidak berkembang menjadi perpecahan di tengah masyarakat.

“Pro dan kontra itu jangan sampai menjadi perpecahan. Justru perbedaan tersebut bisa menjadi pelengkap dan bahan evaluasi agar ke depan Desa Darungan semakin maju,” pesannya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam rangkaian karnaval tersebut dapat terus terjaga. Menurutnya, kegiatan peringatan kemerdekaan bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kekompakan warga.

Dengan berakhirnya rangkaian Karnaval Budaya Nusantara dan Horeg Nusantara, Pemdes Darungan berharap kegiatan serupa ke depan dapat dikemas semakin baik, dengan tetap mengedepankan budaya, kebersamaan, ketertiban, serta aspirasi masyarakat. (Catur)

Loading