Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
Mas KS Dahri Novan Klarifikasi Namanya Dicatut Akun TikTok Damar Wulan Dalam Postingan Rangkap Jabatan SDN Gambirono 05
Jember, rilisfakta.id — Senin, (24/8/2026) Kepala SDN Sukorejo 03, Dahri Novan Uji Iskandar, M.Pd., angkat bicara terkait namanya yang muncul dalam unggahan akun TikTok Damar Wulan.
Dalam unggahan tersebut, nama Dahri disebut sebagai sahabat akun Damar Wulan saat membahas persoalan dugaan rangkap jabatan di SDN Gambirono 05.
Dalam Postingan Tersebut Akun Damar Wulan Menyorot Rangkap Jabatan Yang dianggap masalah dan diduga belum ada penyelesaian hingga saat ini.
Sehingga terjadi pro dan kontra dalam tiap komentar, hingga mas KS Dahri ikut serta meluruskan dengan menambahkan komentar yang selaras dengan sorotan tersebut.
Dahri membantah memiliki hubungan pertemanan dengan akun tersebut. Ia juga mengaku tidak mengetahui siapa orang di balik akun TikTok yang disebutnya sebagai akun anonim itu.
“Saya Dahri Novan Uji Iskandar, M.Pd., tidak ada hubungan pertemanan dengan akun TikTok Damar Wulan dan tidak mengenal siapa aktor di balik akun anonim tersebut,” ujar Dahri dalam klarifikasinya.
Ia menegaskan, apabila ada pemberitaan atau narasi yang mencatut namanya dan mengaitkannya dengan akun Damar Wulan, hal tersebut dilakukan di luar sepengetahuan dan tanpa persetujuan dirinya.
Persoalan itu bermula dari sebuah video TikTok yang memuat judul:
“Sahabat Kami Uji Novan Iskandar Dukung Restorasi Dugaan Rangkap Jabatan di SDN Gambirono 05, Dorong Dinas Pendidikan Turun Tangan.”
Dalam video tersebut turut ditampilkan komentar dari akun @dahri_novan yang berbunyi:
“Kepala sekolah merangkap itu tidak boleh mas, kecuali ada perintah dari Dinas Pendidikan berdasarkan kondisi kekurangan jumlah kepala sekolah di setiap wilayah.”
Dahri tidak membantah bahwa komentar tersebut merupakan komentarnya. Namun, ia menjelaskan bahwa komentar itu hanya disampaikan sebagai tanggapan terhadap pembahasan sebelumnya mengenai persoalan rangkap jabatan.
“Saya memang memberikan komentar seperti itu. Tetapi saya tidak pernah mengatakan bahwa saya sahabat akun Damar Wulan ataupun memiliki hubungan dengan akun tersebut,” jelasnya.
Menurut Dahri, komentarnya jangan kemudian ditarik seolah-olah dirinya berada di belakang narasi yang dibuat akun tersebut.
Ia juga tidak ingin namanya digunakan untuk memberikan kesan seakan-akan dirinya mendukung seluruh isi pemberitaan atau unggahan yang dibuat oleh akun Damar Wulan.
“Jadi segala bentuk pemberitaan yang mencatut nama saya adalah di luar sepengetahuan saya dan tanpa seizin saya,” tegas Dahri.
Hanya Menyampaikan Pendapat
Terkait isi komentarnya mengenai rangkap jabatan, Dahri mengatakan dirinya hanya menyampaikan pendapat dalam kapasitas sebagai orang yang ikut melihat pembahasan tersebut di ruang publik.
Ia berpendapat bahwa persoalan rangkap jabatan di lingkungan sekolah semestinya memiliki dasar penugasan yang jelas. Apabila memang ada penugasan dari Dinas Pendidikan, maka hal tersebut tentu dapat dijelaskan berdasarkan aturan dan kebutuhan yang ada.
Namun, ia menegaskan bahwa pendapat tersebut tidak boleh kemudian digunakan untuk mengaitkan dirinya dengan akun anonim maupun narasi tertentu tanpa konfirmasi kepadanya.
Dahri berharap klarifikasi ini dapat meluruskan persoalan agar masyarakat tidak salah memahami posisi dirinya.

Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal pengelola akun Damar Wulan dan tidak pernah memberikan izin kepada akun tersebut untuk menyebut dirinya sebagai sahabat.

Sementara mengenai persoalan dugaan rangkap jabatan di SDN Gambirono 05, Dahri menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan. (Catur)
![]()
