Sinergi dengan Bupati Jember, Ketua GWI Siap Turun Langsung Ramaikan Tajemtra 2026

Sinergi dengan Bupati Jember, Ketua GWI Siap Turun Langsung Ramaikan Tajemtra 2026
Bagikan berita ini :

Sinergi dengan Bupati Jember, Ketua GWI Siap Turun Langsung Ramaikan Tajemtra 2026

Jember, rilisfakta.Id – Semangat menyukseskan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 turut ditunjukkan Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan Indonesia (DPC GWI) Jember. Tak hanya menjadi bagian dari media yang memberitakan, Ketua DPC GWI Jember, Sigit Priyono Azeta, memastikan diri turun langsung sebagai peserta untuk meramaikan event ikonik Kabupaten Jember tersebut.

Kesiapan itu semakin terlihat saat Sigit mengikuti latihan bersama Tajemtra dengan jajaran ASN Pemerintah Kabupaten Jember yang dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, Kamis (6/8/2026).

Latihan bersama tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara insan pers dan Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung kegiatan daerah. Start dari halaman Kantor PU BM SDA dan finish di Pendopo Wahyawibawagraha, peserta menempuh jarak kurang lebih 7 kilometer.

Bagi DPC GWI Jember, keterlibatan dalam Tajemtra bukan semata-mata untuk mengikuti kegiatan olahraga. Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap agenda daerah sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kewartawanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Selama ini, DPC GWI Jember tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik melalui publikasi berbagai program pembangunan, tetapi juga berupaya hadir dalam kegiatan olahraga, seni, budaya, pariwisata, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Ketua DPC GWI Jember, Sigit Priyono Azeta, mengatakan dirinya siap menjadi bagian dari kemeriahan Tajemtra 2026. Jika selama ini dirinya lebih banyak meliput Tajemtra dari sisi pemberitaan, tahun ini ia memilih turun langsung merasakan tantangan menempuh rute Tanggul-Jember.

“Sebagai persiapan, sejak kemarin saya berlatih berjalan kaki selama 2 jam sore hari. Saya ingin memotivasi diri sendiri dan juga yang lainnya agar terus bergerak supaya tetap bugar,” ujar Sigit, Rabu (5/8/2026).

Sigit yang kini memasuki usia 52 tahun mengaku jarak sekitar 30 kilometer bukan tantangan yang ringan. Namun menurutnya, semangat dan kesiapan fisik menjadi modal utama untuk mengikuti Tajemtra.

Selama ini, ia setiap tahun hanya meliput Tajemtra dan belum pernah berjalan menyusuri seluruh rute dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul hingga Alun-Alun Jember Nusantara.

“Kalau selama ini saya meliput, tahun ini saya ingin ikut merasakan langsung bagaimana perjuangan peserta menempuh perjalanan Tanggul-Jember,” ujarnya.

Untuk Tajemtra 2026, Sigit telah terdaftar sebagai peserta perorangan dengan nomor 01-0940.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menjelaskan bahwa Tajemtra memiliki makna lebih luas daripada sekadar gerak jalan.

“Salah satu maknanya adalah semangat longmarch 30 kilometer. Sekaligus sebagai ajang silaturahmi, persatuan dan penguatan masyarakat Kabupaten Jember,” kata Bobby kepada Jember Today, Kamis (6/8/2026).

Menurut Bobby, Tajemtra juga memiliki nilai prestasi. Peserta akan dinilai berdasarkan ketepatan waktu, kedisiplinan, dan kekompakan. Peserta terbagi dalam kategori perorangan dan beregu, dengan piala serta hadiah menarik yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Jember. Total anggaran hadiah mencapai sekitar Rp200 juta.

Lebih jauh, Bobby menilai Tajemtra memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya UMKM yang berada di sepanjang jalur 30 kilometer.

“Dampak Tajemtra bagi ekonomi, pemuda dan bela negara cukup besar. Dampak ekonomi otomatis besar, ketika jalur sepanjang 30 kilometer ini akan menggerakkan UMKM. Sedangkan bagi pemuda, mereka akan mencintai bangsa dan negara,” jelasnya.

Hingga Kamis (6/8/2026), jumlah peserta yang telah mendaftar Tajemtra 2026 mencapai 4.292 orang.

Dengan keterlibatan berbagai unsur, termasuk ASN, masyarakat, dan insan pers, Tajemtra 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Jember.

Bagi GWI Jember, kehadiran Ketua Sigit Priyono Azeta di jalur Tajemtra menjadi simbol bahwa sinergi dengan pemerintah daerah tidak hanya dibangun melalui pemberitaan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan yang memberikan ruang kebersamaan bagi masyarakat.

(Catur)

Loading