Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
Dari Sekolah Pelosok Menuju Ikon Wisata Edukasi, Mujiyono, S.Pd. Tancap Gas Benahi SDN Darungan 05
Jember, rilisfakta.id – Mendapat mutasi sebagai Kepala Sekolah di SDN Darungan 05, Mujiyono, S.Pd., mengaku optimis dan melihat penugasan barunya sebagai sebuah hikmah untuk membawa perubahan positif.
Ia berkomitmen mengubah wajah SDN Darungan 05 agar lebih selaras dengan kondisi lingkungan sekitar, yang merupakan jalur akses menuju destinasi wisata Air Terjun Jatuh dari Langit atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tancak.
Hal tersebut disampaikan Mujiyono saat dikonfirmasi media terkait kondisi gedung sekolah yang mengalami kerusakan serta letaknya yang dinilai kurang mendukung suasana kawasan wisata yang memiliki nilai keindahan alam, pada Rabu (10/6/2026) di ruang kerjanya.
Dalam wawancara tersebut, Mujiyono juga mengungkapkan bahwa kondisi gedung yang ada saat ini sebenarnya telah diajukan untuk revitalisasi oleh kepala sekolah sebelumnya. Hal ini menjadi dasar penting untuk melanjutkan upaya pembenahan ke depan.
@rilisfakta.id
Selain itu, ia menjelaskan bahwa dirinya resmi menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Darungan 05 sejak 23 Mei 2026, dalam mutasi besar yang digalakkan oleh Bupati Jember, Gus Fawait, menggantikan kepala sekolah sebelumnya, Amin, S.Pd.

Diketahui, lokasi SDN Darungan 05 berada di wilayah perkebunan PTPN 1 Regional 5, tepatnya di Kebun Zeelandia Afdeling Petung, Tulis Sarungan, Kecamatan Tanggul. Letak tersebut menjadikan sekolah berada di kawasan strategis yang juga menjadi akses menuju destinasi wisata alam.
Mujiyono juga menegaskan bahwa upaya perubahan tidak bisa dilakukan sendiri. Ia menggandeng Mandor 1, Asib, beserta masyarakat sekitar untuk bersama-sama bergotong royong dalam memperbaiki dan memperindah lingkungan sekolah ke depan.
“Kami sepakat untuk bersama-sama bergotong royong. Dengan kebersamaan ini, kami optimis wajah SDN Darungan 05 bisa berubah menjadi lebih indah dan nyaman,” jelasnya.
Dukungan tersebut juga datang dari Mandor 1 wilayah setempat, Asib. Ia menyebut masyarakat sangat kompak dan siap terlibat kapan pun dibutuhkan dalam proses pembenahan sekolah.
“Warga di sini kompak. Kapan pun dibutuhkan, kami siap terjun langsung untuk gotong royong demi kemajuan SDN Darungan 05,” tegas Asib.
Lebih jauh, Mujiyono berharap pembenahan yang dilakukan tidak hanya sekadar perbaikan fisik, tetapi juga mampu menghadirkan nuansa lingkungan yang linear dengan suasana wisata di wilayah tersebut. Bahkan ke depan, ia menargetkan adanya keunikan dan kreativitas sekolah yang memiliki nilai tersendiri, sehingga SDN Darungan 05 dapat dikenal sebagai sekolah yang identik dengan nilai wisata.
Menurutnya, keberadaan sekolah di jalur wisata seharusnya bisa menjadi nilai tambah, bukan justru berbanding terbalik dengan citra lingkungan sekitar. Oleh karena itu, ia bertekad melakukan pembenahan secara bertahap, baik dari segi fisik bangunan maupun penataan lingkungan sekolah.

“Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk berbenah. Kami ingin SDN Darungan 05 tampil lebih representatif dan sejalan dengan potensi wisata di sekitarnya,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, agar proses pembenahan dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat tidak hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi pengembangan kawasan wisata setempat. (Catur)
![]()

