Saat Program MBG Disorot, Petugas SPPG Live TikTok Bersarung di Area Kerja

Saat Program MBG Disorot, Petugas SPPG Live TikTok Bersarung di Area Kerja
Bagikan berita ini :

Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono

Saat Program MBG Disorot, Petugas SPPG Live TikTok Bersarung di Area Kerja

Jember, rilisfakta.id – Di tengah sorotan publik terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), muncul polemik baru dari internal layanan. Petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Grenden 02, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, kedapatan melakukan siaran langsung TikTok saat jam operasional tanpa mengenakan seragam kerja sesuai standar.

Video yang diunggah melalui akun resmi lembaga itu menampilkan seorang tenaga ahli gizi tampil bersarung di area kerja. Penampilan tersebut langsung menuai perhatian, mengingat SPPG merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik terkait pemenuhan gizi masyarakat.

@portalrilisfakta.id

Kepala SPPG Grenden 02, Raisa Mutia F, mengakui bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Ia menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya memang belum memiliki seragam resmi karena masih dalam tahap pendataan dan pengajuan.

“Memang tidak dibenarkan bekerja tidak menggunakan pakaian sesuai SOP. Namun saat ini seragam masih dalam proses pengadaan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Ia juga memaparkan kronologi kejadian. Petugas yang bersangkutan, kata Raisa, baru saja menunaikan salat sebelum kemudian langsung melakukan siaran langsung tanpa sempat berganti pakaian kerja. Meski demikian, keputusan melakukan live melalui akun resmi instansi dalam kondisi tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian terhadap etika pelayanan publik.

Insiden ini menambah daftar catatan penting dalam implementasi Program MBG, yang saat ini tengah menjadi perhatian masyarakat. Tidak hanya soal kualitas layanan, tetapi juga menyangkut profesionalitas dan citra institusi di ruang publik digital.

Pihak SPPG memastikan akan melakukan evaluasi internal dan memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan petugas, termasuk dalam penggunaan atribut kerja, terutama saat berinteraksi dengan publik melalui platform digital.

Dengan pengadaan seragam yang masih berproses, SPPG diharapkan tetap menjaga standar pelayanan dan etika kerja, agar kepercayaan masyarakat terhadap program strategis ini tidak tergerus oleh hal-hal yang seharusnya bisa dihindari. (Tim)

Loading