Webinar Nasional 40 JP UNIPAR Jember Dorong Profesionalisme Guru Lewat Metode Deep Learning

Webinar Nasional 40 JP UNIPAR Jember Dorong Profesionalisme Guru Lewat Metode Deep Learning
Bagikan berita ini :

Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono

Webinar Nasional 40 JP UNIPAR Jember Dorong Profesionalisme Guru Lewat Metode Deep Learning

Jember, rilisfakta.id – Universitas PGRI Argopuro melalui kolaborasi bersama alumni sukses menggelar Workshop Nasional Pendidikan 40 JP bertema “Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Metode Deep Learning” dalam rangka Dies Natalis kampus dan Festival Argopuro 1 Jember.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Mei 2026 secara daring melalui Zoom Meeting tersebut mendapat sambutan luar biasa dari kalangan pendidik di berbagai daerah di Indonesia. Tercatat lebih dari 100 peserta mengikuti sesi pertama dan kedua hingga selesai, bahkan pada sesi kedua diikuti sekitar 129 peserta aktif dari awal hingga akhir.

Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Probolinggo, Kediri, Madura, Malang hingga Bali. Mereka terdiri dari guru, dosen, mahasiswa pascasarjana, alumni, hingga praktisi pendidikan dari berbagai instansi pendidikan se-Nusantara.

Ketua panitia sekaligus perwakilan alumni, Maswar, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi agenda besar pertama kolaborasi antara kampus dan alumni dalam momentum Dies Natalis UNIPAR Jember.

“Ini merupakan bagian dari kegiatan alumni yang dilaksanakan bersamaan dengan Festival Argopuro 1 Kampus UNIPAR Jember. Ini grand agenda pertama UNIPAR berkolaborasi dengan alumni dalam Dies Natalis kampus,” ujarnya.

Panitia memilih tema Deep Learning karena dinilai menjadi pendekatan pembelajaran yang sangat relevan dengan Kurikulum Merdeka yang diperbarui. Pendekatan ini menekankan proses pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful learning sehingga pembelajaran menjadi kebutuhan karena didasarkan pada kesadaran penuh, bermakna dan menyenangkan.

 

Workshop nasional ini menghadirkan empat narasumber utama, yakni Dr. Wahyu Lestari, Dr. Dian Noer Asy’ari, Dr. Muhammad Auza’i Aqibi, serta Dr. Ahmad Zaki Myus.

Berbagai materi strategis dibahas selama kegiatan, mulai dari inovasi pembelajaran berbasis Deep Learning, integrasi TPACK dalam pembelajaran, profesionalisme guru, hingga dasar penerapan metode Deep Learning dalam proses belajar mengajar.

Tidak hanya pemaparan teori, peserta juga akan mendapatkan tindak lanjut praktik dan pendampingan. Bahkan panitia menyiapkan program penulisan buku kolaboratif sebagai bentuk pengembangan lanjutan pasca workshop.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme guru dalam pembelajaran di kelas maupun di luar kelas melalui pendekatan Deep Learning yang lebih kolaboratif sesuai bidang keahlian masing-masing,” terang panitia.

Workshop nasional tersebut diselenggarakan secara gratis dan peserta berkesempatan memperoleh sertifikat 40 JP.

Salah satu peserta, Chrissanti Anggraeni mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Workshop metode Deep Learning ini benar-benar membuka mata saya bahwa mengajar bukan hanya soal apa yang dipelajari, tetapi bagaimana siswa mampu mengaitkan ilmu dengan kehidupan nyata. Penyampaian materi para narasumber sangat jelas dan mudah dipahami,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan pembahasan lebih spesifik sesuai mata pelajaran.

Sementara itu, Dalam sambutan pembukaan, Rektor UNIPAR bersama panitia Festival Argopuro 1 berharap agenda kolaboratif seperti ini terus berlanjut agar hubungan antara kampus dan alumni semakin erat dalam mendukung kemajuan kampus serta peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. (Catur)

Loading