
LAMPUNG SELATAN Rilisfakta.id — Pemerintah Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, resmi menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Kamis (24/9).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Camat Rajabasa, Firdaus, SE., MM, Kepala Desa Banding Juheruddin, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Kepala UPT, Pendamping Desa Purwantina, serta unsur aparatur desa, kader, kepala dusun, RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan perwakilan warga setempat.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Camat Rajabasa Firdaus menegaskan bahwa arah pembangunan desa harus tegak lurus dan mendukung penuh program prioritas Bupati Lampung Selatan, yakni Desa Helau
”Helau merupakan akronim dari Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul. Tujuannya agar desa-desa semakin maju dengan menggerakkan budaya gotong royong agar lingkungan menjadi bersih, rabi, dan indah,” ujar Firdaus.
Camat Firdaus juga menyoroti tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah desa akibat pemotongan Dana Desa (DD) sekitar 70%. Saat ini, sisa anggaran Dana Desa berkisar di angka Rp300 juta yang harus dikelola secara cermat dan proporsional.
Anggaran tersebut wajib mengakomodasi berbagai kebutuhan krusial, mulai dari insentif aparatur, operasional BPD dan PKK, posyandu, penanganan stunting, hingga penyediaan makanan gizi gratis. Selain itu, alokasi fisik bangunan dan PAUD juga menjadi perhatian tersendiri karena pengaturan ruang dan anggarannya memerlukan kehati-hatian tinggi, termasuk pembiayaan operasional Musrenbangdes itu sendiri.
Di tengah keterbatasan Dana Desa, Desa Banding justru ketiban “durian runtuh” dengan perolehan alokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bernilai fantastis, yakni Rp26 miliar yang berlokasi di Pantai Banding Resort. Kucuran dana besar dari pemerintah pusat ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat pesisir Desa Banding.
Sebagai tindak lanjut arah pembangunan tahun 2027, Desa Banding akan mengimplementasikan Program Teras Helau. Program ini bertujuan meningkatkan taraf ekonomi rumah tangga menuju kesejahteraan melalui prinsip Helau
Sasaran utamanya adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui program bedah rumah. Menariknya, rumah penerima bantuan ini nantinya akan mendapatkan pembinaan lanjutan melalui program K3 (Kandang, Kolam, dan Kebun) pada tahun 2027.
Tidak kalah penting, komitmen terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat juga diwujudkan melalui percepatan penurunan stunting yang didukung oleh program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) guna menciptakan lingkungan rumah tangga yang sehat.
Sementara Kepala Desa Banding Juheruddin juga Memberikan Pencerahan kepada Warga bagaimana kondisi Keuangan desa saat ini,
Mungkin masyarakat juga ada Pertanyaan mengapa sekarang desa tidak ada pembangunan seperti tahun tahun sebelumnya.
Ditegaskan oleh Juheruddin bahwa adanya Pemangkasan anggaran (Efesiensi) dari Pusat sampai ke tingkat desa menjadikan Pemerintahan desa harus berpikir keras untuk bagaimana caranya Desa Banding tetap bisa membangun walau dengan terjadinya Pemangkasan anggaran dari pusat.
Oleh karena itu kami selaku pemerintahan desa merasa perlu menyampaikan hal ini kepada masyarakat agar tidak menjadi pertanyaan dan isu isu yang hanya akan memperkeruh keadaan didesa kita.
Kami juga tetap mengajak masyarakat untuk selalu bersama sama,tetap bergotong royong dalam membangun desa banding ini walau dengan kondisi keuangan yang sangat sangat minim saat ini.(Tari)
![]()