Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
Safari Ramadhan MWC NU Bangsalsari di Badean, Warga Antusias Ikuti Rangkaian Kegiatan
Jember, rilisfakta.id – Safari Ramadan yang digelar pengurus MWC NU Kecamatan Bangsalsari berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat. Kegiatan Safari Ramadan ke-7 tersebut dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026, bertempat di Masjid Ussisa Alattakwa, Dusun Krajan A1, Desa Badean.
Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama yang diikuti jajaran pengurus MWC NU Bangsalsari, pengurus Ranting NU Desa Badean, serta masyarakat sekitar masjid. Suasana kebersamaan tampak kental sebagai wujud penguatan silaturahmi antara pengurus dan warga.
Salah satu buah potensi desa Badean ( Durian ) menjadi pelengkap Takjil dlm buka bersama
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan shalat Isya berjamaah yang diimami KH. Badrus Sodiq, serta shalat Tarawih yang dipimpin Lora Yusholli. Acara ditutup dengan tausiyah agama yang disampaikan KH. Badrus Sodiq.

Dalam tausiyahnya, KH. Badrus Sodiq menegaskan pentingnya ber-NU sebagai jembatan menjaga dan melestarikan ajaran Islam secara kaffah.
“Pentingnya ber-NU sebagai jembatan untuk menjaga dan melestarikan ajaran agama Islam secara kaffah. Dengan pembelajaran agama yang konsisten, diharapkan generasi muda tetap mengenal dan menjalankan ibadah puasa Ramadan sebagaimana umat Islam saat ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran ulama turun langsung ke masyarakat guna meningkatkan kualitas keimanan dan keilmuan umat.

“Para kiai harus turun ke akar rumput masyarakat untuk meningkatkan kualitas iman dan keilmuan, sehingga masyarakat menjalankan amal tidak dengan taqlid buta,” tambahnya.
Selain itu, dalam materi tausiyah disampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan upaya menyapa pengurus ranting dan masyarakat agar hubungan tetap terjalin erat, sekaligus menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah di pelosok desa.
Menurutnya, lemahnya peran tokoh agama dalam membina umat dapat berdampak pada tergerusnya nilai-nilai keislaman, sebagaimana yang terjadi di Filipina. Karena itu, MWC NU Bangsalsari merasa berkewajiban menjaga ajaran Islam melalui kegiatan safari Ramadan.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 jamaah, terdiri dari laki-laki dan perempuan serta jajaran pengurus MWC NU Bangsalsari. Sejumlah pengurus yang hadir antara lain H. Abdullah Aang, KH. Badrus Sodiq, Lora Izzat El Alawi, Lora Yusholli, Gus Nuha, Ust. Maswar, K. Solihin, Muzayin, serta Firdaus dari Banser.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah Ranting NU Badean, Ust. Syafi’i bersama jajaran pengurus dan masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut dengan menyediakan hidangan buka puasa bersama sebagai bentuk dukungan dan kebersamaan.
Safari Ramadan ini menjadi bagian dari komitmen Nahdlatul Ulama dalam mempererat ukhuwah, menjaga tradisi keagamaan, serta membina masyarakat agar tetap berpegang pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
(Tim)
![]()
