Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
Resepsi HSN dan Harlah NU Satu Abad, Ranting NU Tugusari Teguhkan Peran Keumatan
Jember, rilisfakta.id – Dalam rangka memperingati puncak Hari Santri Nasional (HSN) sekaligus Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 atau Satu Abad NU, Pengurus Ranting NU Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari, menggelar resepsi di Masjid Ar Raudlah Krajan, Desa Tugusari, Kamis malam (22/01/2026) pukul 19.00 WIB.
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri oleh pimpinan Perkebunan JA Wattie, Ketua MWC NU Bangsalsari H. Aang Abdullah (Ji Bul) berserta jajaran MWC NU Bangsalsari, Kepala Desa Tugusari Akhmat Khoiri, S.H., tokoh agama, tokoh pemuda, Fatayat NU, perwakilan SH Terate Tugusari, serta masyarakat Desa Tugusari yang terdiri dari Muslimin dan Muslimat, termasuk simpatisan NU se-Kecamatan Bangsalsari.
Acara diawali dengan pembacaan istighosah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon yang dibawakan oleh juara satu paduan suara tingkat MI Miftahul Hidayah Tugusari. Rangkaian kegiatan kemudian diteruskan dengan sambutan-sambutan, ceramah agama oleh KH Badrus Shodiq, dan ditutup dengan pembagian hadiah lomba.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tugusari Akhmat Khoiri, S.H.
menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan yang digagas oleh Ranting NU Tugusari.
“Saya mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan NU, khususnya resepsi HSN dan Harlah NU yang dilaksanakan Ranting NU Tugusari. Ini bukti nyata peran NU dalam menjaga nilai keagamaan dan kebangsaan,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para pemuda
Desa Tugusari agar meningkatkan peran serta dalam dunia pendidikan.
“Pemuda harus lebih aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikannya, karena dari sanalah akan terbuka peluang untuk bersinergi di dunia usaha, sehingga mampu memberantas kebodohan dan kemiskinan,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Ra Izzat selaku Wakil pengurus MWC NU Bangsalsari dalam sambutannya. Ia mengaku bangga atas kinerja pengurus Ranting NU Tugusari yang dinilainya aktif dan progresif.
“Dari sekian ranting NU di wilayah MWC NU Bangsalsari, sejauh ini hanya Ranting NU Tugusari yang mampu menyelenggarakan resepsi HSN dan Harlah NU Satu Abad. Ini patut diapresiasi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Ranting NU Desa Tugusari, Ustadz Munif Barnowo, saat dikonfirmasi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas suksesnya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi, sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar dan khidmat,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan seluruh pengurus Ranting NU Tugusari semakin solid dan istiqamah dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama.
“Semoga ke depan pengurus semakin kompak, istiqamah, dan terus berkontribusi untuk NU serta masyarakat,” pungkasnya.
Sebuah pesan dari KH Badrus Shodiq yang amat inti yakni bahwa HSN dan Harlah NU merupakan dua mata rantai yang tidak bisa dipisahkan.
(Catur)
![]()

