Pesisir Barat – Polsek Pesisir Selatan Polres Pesisir Barat Polda Lampung melakukan evakuasi terhadap penemuan mayat seorang warga di aliran Sungai Way Marang, Pekon Bangun Negara, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Jumat (20/3/2026) sekira pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui bernama Eriza Deska Arianto (36), yang merupakan Peratin/Kepala Pekon Pagar Dalam, warga Pekon Pagar Dalam, Kecamatan Pesisir Selatan.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi tengkurap di sungai yang berada di belakang rumah warga, tidak jauh dari Pasar Senin Pekon Bangun Negara.
Kronologis Kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, korban diketahui pergi dari rumahnya di Pekon Pagar Dalam dengan berjalan kaki tanpa memberi tahu tujuan. Sejak saat itu, korban tidak dapat dihubungi dan dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.
Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh warga yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian. Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Polsek Pesisir Selatan beserta Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban.
Sejumlah saksi yang melihat /menemukan mayat tersebut telah dimintai keterangan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, di antaranya Indra Salim (33), Jacky Pirnanda (27), dan Yosep (28), yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian.
Dalam penanganan di TKP
Proses evakuasi juga melibatkan berbagai pihak, di antaranya Camat Pesisir Selatan Mirza Syahri, S.Pd, Kapolsek Pesisir Selatan AKP Juni Rosiwan, S.Sos, dan personel Polsek Pesisir Selatan, aparatur pekon, serta masyarakat setempat.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Pesisir Selatan AKP Juni Rosiwan, S.Sos., menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban tersebut.
“Jenazah korban telah dibawa ke Puskesmas Biha kec. Pesisir Selatan Kab.Pesisir Barat untuk penanganan awal, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung guna dilakukan autopsi untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban,” ujar Kapolsek.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat yang berwenang, “tutupnya.
![]()
