Way Kanan, rilisfakta.id, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menggelar Apel Mingguan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, di Lapangan Buway Pemuka, Senin (05/01/2026). Apel dihadiri oleh para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Sekretaris DPRD, para Kepala OPD, Kepala Bagian Setdakab, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, serta seluruh Staf Pemerintah Kabupaten Way Kanan.
Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., bertindak sebagai Pembina Apel. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran atas pelaksanaan tugas sepanjang Tahun 2025, yang telah diwarnai dengan berbagai capaian kinerja serta dedikasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Mewakili pimpinan daerah, Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran atas pelaksanaan tugas sepanjang Tahun 2025. Berbagai capaian yang telah diraih merupakan hasil dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen bersama dalam mendukung roda pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat”, ujar Sekda.
Lebih lanjut, Sekda menegaskan sejumlah hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama di awal Tahun 2026 dan dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan. Salah satunya adalah kondisi transfer keuangan daerah yang mengalami penurunan, yang tentunya berdampak pada metode dan strategi dalam melaksanakan serta menyelesaikan program dan kegiatan, termasuk dalam pemberian layanan kepada masyarakat.
Dalam menyikapi kondisi tersebut, Sekda menyampaikan bahwa pada tahun ini masih terdapat peluang melalui skema insentif fiskal. Untuk itu, Sekda Machiavelli meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar dapat memahami secara menyeuruh indikator-indikator penilaian insentif fiskal, sehingga seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan dapat berkompetisi dengan Kabupaten/Kota lainnya.
“Di tengah keterbatasan fiskal, Kita masih memiliki peluang melalui insentif fiskal. Untuk itu, Saya meminta BPKAD agar memahami secara menyeluruh indikator-indikator penilaian insentif fiskal, sehingga seluruh OPD dapat berkompetisi dengan Kabupaten/Kota lain dan peluang ini dapat dimanfaatkan secara maksimal”, lanjutnya.
Selain itu, terkait tata cara pelaksanaan Upacara, Sekda menyampaikan akan dilakukan pengaturan dengan sistem slot per eselon agar pelaksanaan apel dapat berjalan lebih tertib, terstruktur, dan efektif.
Memasuki Tahun 2026, Sekda juga menekankan pentingnya perencanaan kerja yang terarah dan terintegrasi. Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan menyusun jadwal kerja terpadu untuk membantu seluruh OPD dalam melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan kejelasan arah kerja sejak awal tahun, sehingga tidak terjadi kebingungan dalam pelaksanaan kegiatan. Penyusunan jadwal besar ini akan dikoordinasikan bersama BPKAD, Inspektorat, serta OPD terkait lainnya, yang mencakup seluruh indikator penilaian Pemerintah Pusat.
“Memasuki Tahun 2026, Kita akan menyusun jadwal kerja terpadu untuk membantu seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan penilaian dari Pemerintah Pusat. Jangan sampai di minggu-minggu awal tahun Kita belum memiliki kejelasan mengenai apa yang harus dikerjalan”, tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Sekretaris Daerah bersama seluruh Kepala OPD dan Kepala Sub Bagian Perencanaan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan. (***)
Editor. Alting
![]()

