Pesisir Barat – Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan, jenazah korban tenggelam di Pantai Mandiri akhirnya ditemukan di perairan Pantai Way Napal, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.
Pada hari Selasa, 24 Maret 2026, sekira pukul 08.00 WIB, Tim SAR Gabungan Polres Pesisir Barat menerima laporan dari masyarakat Way Napal terkait penemuan satu orang mayat yang diduga merupakan korban tenggelam. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Korban diketahui sebelumnya tenggelam dan terseret ombak di Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, pada Senin, 23 Maret 2026. Jenazah korban ditemukan sekitar 1,73 kilometer dari lokasi awal kejadian (Pantai Mandiri).
Korban diketahui bernama M. Alfareza (17), warga Dusun Kalipasir, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat.
Adapun saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut, yaitu:
Dedi Saputra (22) dan Heri Setiawan (28), keduanya beralamatkan di Dusun Kalipasir, Kecamatan BNS, Lampung Barat.
Berdasarkan kronologis kejadian, pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB, warga Way Napal menemukan sesosok mayat di pinggir pantai. Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Pesisir Tengah untuk dilakukan pemeriksaan luar. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops KOMPOL Rohmadi, S.H., menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima hasil pemeriksaan luar jenazah dan mengikhlaskan korban meninggal dunia akibat tenggelam.
“Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Dusun Kalipasir, Kecamatan BNS, Kabupaten Lampung Barat,” ujarnya.
Adapun unsur yang terlibat dalam Tim SAR Gabungan, antara lain Basarnas Pos SAR Tanggamus, Direktorat Polairud Polda Lampung Pos Krui, Sat Polairud Polres Pesisir Barat, Sat Sabhara Polres Pesisir Barat, Polsek Pesisir Tengah, Pos TNI AL Bengkunat, BPBD Pesisir Barat, aparat kecamatan, aparat pekon, serta masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing.
Di akhir penyampaiannya Kabag Ops mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi imbauan larangan mandi di perairan pantai demi keselamatan diri sendiri dan keluarga,”tutupnya.
![]()
