Way Kanan, rilisfakta.id, Sekretaris Daerah Kabupaten, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) ke-II Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Way Kanan, di Ruang Buway Pemuka Pengiran Tuha, Pemkab Way Kanan, Kamis (29/10/2026).
Dalam sambutannya, Sekda Machiavelli yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Way Kanan menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan organisasi profesi untuk mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Way Kanan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada penguus PGRI Kabupaten Way Kanan dan panitia atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, webinar dan konferensi kerja merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas guru sekaligus memperkuat peran organisasi dalam menjawab tantangan dunia pendidikan.
Terkait webinar bertema “Pembelajaran Abad 21: Kreasi Tanpa Batas (Canva & AI untuk Kelas Interaktif)”, Machiavelli menilai pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artifisial Intelligence (AI) dapat menjadi sarana untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif, menarik, dan interaktif.
“Teknologi hanyalah alat bantu. Peran guru sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan pembentuk karakter tetap sangat penting dan tidak tergantikan,” ujarnya.
Ia mengajak para guru untuk terus belajar, terbuka terhadap perkembangan teknologi, serta memanfaatkannya secara bijak dan bertanggungjawab. Pengetahuan yang diperoleh melalui webinar juga diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua PGRI Kabupaten Way Kanan, Machiavelli menegaskan bahwa Konkerkab II menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja, menyusun rencana kegiatan berikutnya, serta merumuskan langkah strategis dalam menghadapi tantangan profesi guru dan dunia pendidikan.
“PGRI harus menjadi rumah besar perjuangan guru, tempat anggota menyampaikan aspirasi, memperoleh dukungan, meningkatkan kompetensi, dan bersama-sama memperjuangkan perlindungan serta kesejahteraan profesi,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PGRI di tingkat kabupaten, cabang, hingga ranting untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan membangun komunikasi yang baik. Perbedaan pandangan diharapkan menjadi ruang untuk bertukar gagasan dan menghasilkan keputusan yang lebih baik demi kepentingan organisasi.
Machiavelli berharap konferensi tersebut menghasilkan program kerja yang realistis, terukur, dan dapat dilaksanakan, disertai tanggung jawab serta evaluasi berkelanjutan.
“Jangan sampai keputusan hanya menjadi dokukmen, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, tanggung jawab, dan evaluasi yang berkelanjutan,” pesannya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, organisasi profesi, satuan pendidikan, guru, dan masyarakat. Sinergi tersebut penting untuk menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan webinar dapat mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, sementara Konkerkab II PGRI Kabupaten Way Kanan menghasilkan program kerja yang memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme guru, serta mendukung terwujudnya pendidikan yang semakin maju dan bermutu di Kabupaten Way Kanan. (**)
Editor. Alting
![]()

