Pertama dalam Sejarah, KKMI Bangsalsari Gelar Pekan Madaris, Torehkan Semangat  Ribuan Penggalang dalam Upacara Pembukaan

Pertama dalam Sejarah, KKMI Bangsalsari Gelar Pekan Madaris, Torehkan Semangat  Ribuan Penggalang dalam Upacara Pembukaan
Bagikan berita ini :

Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono

Pertama dalam Sejarah, KKMI Bangsalsari Gelar Pekan Madaris, Torehkan Semangat  Ribuan Penggalang dalam Upacara Pembukaan

Jember, rilisfakta.id – Sebuah momentum bersejarah tercipta di lingkungan pendidikan madrasah Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Bangsalsari menggelar Pekan Madaris, sebuah kegiatan yang memadukan pendidikan karakter, kedisiplinan, keterampilan, kebersamaan, dan semangat berprestasi bagi peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Mengusung semangat “Waspada, Tangguh dan Setia”, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran di alam terbuka sekaligus sarana membangun mental, kemandirian, dan solidaritas antarsiswa. Penyelenggaraan Pekan Madaris yang disebut sebagai kegiatan pertama dalam sejarah KKMI Bangsalsari ini diharapkan menjadi langkah baru dalam memperkuat tradisi pendidikan karakter di lingkungan madrasah.

Suasana pembukaan menjadi salah satu momen yang menyentuh. Di balik barisan peserta, sikap tegap, dan rangkaian upacara, tersimpan semangat perjuangan yang menggambarkan tekad generasi muda madrasah untuk belajar, berlatih, dan berani menghadapi tantangan. Semangat itulah yang menjadi makna dari ungkapan “setitik air mata semangat” dalam perjalanan Pekan Madaris.

Kobarkan Semangat, Jangan Takut Melangkah

Pesan utama Pekan Madaris dirangkum dalam semboyan yang menggugah keberanian para peserta:

“Jika ragu jangan maju, jika takut jangan ikut, jika berani jangan sembunyi.”

Semboyan tersebut bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ajakan untuk membangun keberanian, keyakinan, dan tanggung jawab. Para peserta didorong agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, berani mengambil peran, serta mampu menunjukkan kemampuan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Melalui kegiatan ini, siswa juga belajar bahwa keberanian harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan dibuka oleh Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, serta Moh. Nurhuda, S.Ag., M.Pd., yang diiringi oleh Kepala desa Tugusari Akhmat Khoiri, SH., perwakilan Muspika, serta ketua KKMI beserta pengurus.

Rangkaian Kegiatan Selama Tiga Hari

Pekan Madaris dirancang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, dengan beragam kegiatan edukatif dan kepramukaan.

Pada hari pertama, agenda meliputi kedatangan peserta dan penataan administrasi, pembukaan di bumi perkemahan, kegiatan pionering, SMS, PPGD/P3K, istirahat, salat, dan makan, pentas seni, serta hasta karya. Malam hari diisi dengan istirahat di tenda masing-masing.

Hari kedua diisi dengan kegiatan yang menekankan kedisiplinan, keterampilan, dan kerja sama. Setelah salat Subuh dan senam pagi, peserta mengikuti penjelajahan dengan materi ketahanan pangan, PBB tongkat, dan halang rintang. Kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian Pekan Madaris, yel-yel, serta upacara api unggun pada malam hari. Peserta juga dijadwalkan menerima materi dari narasumber sesuai agenda panitia.

Kepala Kemenag Jember: Pekan Madaris Menjadi Wadah Belajar Kehidupan bagi Pramuka Penggalang MI

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa Pekan Madaris bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan wadah pembelajaran kehidupan bagi anggota Pramuka di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI).

“Pekan Madaris ini merupakan wadah bagi adik-adik Pramuka untuk belajar tentang kehidupan. Mereka tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga berhadapan langsung dengan alam, belajar kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan. Harapan kami, setelah pulang dari perkemahan ini, seluruh Pramuka Penggalang MI dapat mengamalkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah, keluarga, maupun di tengah masyarakat,” jelasnya.

Kak Kwarran Bangsalsari: Perlu Kolaborasi Lebih Erat agar Agenda Kepramukaan Selaras

Senada dengan hal tersebut, Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bangsalsari, Moh. Jamil Yanuard, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pekan Madaris yang dinilainya sangat positif bagi perkembangan kepramukaan di kalangan siswa madrasah.

“Menurut kami, kegiatan Pekan Madaris ini sangat positif untuk perkembangan Pramuka, khususnya bagi adik-adik Penggalang di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman, melatih kemandirian, serta membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan. Ke depan, kami berharap kolaborasi antara KKMI dan Kwarran Bangsalsari dapat terjalin lebih erat dan terkoordinasi dengan baik, sehingga penyusunan agenda kegiatan bisa lebih selaras dan tidak berbenturan dengan pelaksanaan Jambore Ranting Bangsalsari,” ungkapnya.

Kepala Desa Tugusari: Alun-Alun Desa Menjadi Tuan Rumah Pekan Madaris adalah Barokah

Sementara itu, Kepala Desa Tugusari, Akhmat Khoiri, S.H., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena Alun-Alun Desa Tugusari dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Pekan Madaris.

“Kami merasa bersyukur dan bangga karena Alun-Alun Desa Tugusari dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Pekan Madaris. Bagi kami, ini merupakan barokah karena fasilitas desa dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif, terutama dalam mendukung pendidikan, pembentukan karakter, dan pengembangan generasi muda. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini dan siap apabila ke depan Alun-Alun Desa Tugusari dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” tuturnya.

Ketua KKMI Bangsalsari: Persiapan Dilakukan agar Kegiatan Berjalan Lancar dan Sukses

Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Bangsalsari, Rudiyanto, S.Pd.I, M.Pd., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Pekan Madaris telah dipersiapkan dan diatur sedemikian rupa agar seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik.

“Pelaksanaan Pekan Madaris ini telah kami persiapkan dan atur dengan sebaik-baiknya, mulai dari rangkaian kegiatan hingga agenda penutupan. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses dari awal hingga akhir. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi para peserta, khususnya dalam membentuk karakter, meningkatkan kemandirian, serta menumbuhkan semangat kepramukaan di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah,” pungkasnya. (Catur)

Loading