Siswi SDN Banjarsari 04 Jember Raih Juara 1 Olimpiade Sains, Berawal dari Anak Pemalu yang Berani Mencoba

Siswi SDN Banjarsari 04 Jember Raih Juara 1 Olimpiade Sains, Berawal dari Anak Pemalu yang Berani Mencoba
Bagikan berita ini :

Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono

Siswi SDN Banjarsari 04 Jember Raih Juara 1 Olimpiade Sains, Berawal dari Anak Pemalu yang Berani Mencoba

Jember, rilisfakta.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SDN Banjarsari 04 Jember. Kali ini, Khalisa Aulia Azzahra, siswi kelas 1, berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Sains Kelas 1 dalam Kompetisi NEOMA tingkat SD/MI se-Kabupaten Jember.

Kompetisi tersebut digelar pada Minggu, 4 Oktober 2026, bertempat di Lippo Plaza Jember. Keberhasilan Khalisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, guru, serta seluruh keluarga besar SDN Banjarsari 04.

Namun, di balik prestasi tersebut terdapat sebuah cerita menarik. Khalisa yang sehari-hari dikenal sebagai anak yang pemalu dan kurang percaya diri, ternyata mampu menunjukkan potensi luar biasa ketika mendapatkan dukungan dan pendampingan yang tepat.

Komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan wali murid, ditambah perhatian serta motivasi dari wali kelas dan guru, secara perlahan membuat Khalisa berani mencoba mengikuti berbagai perlombaan di luar lingkungan desanya.

Keberanian untuk memulai tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Selain meraih Juara 1 Olimpiade Sains dalam Kompetisi NEOMA, Khalisa sebelumnya juga berhasil meraih Juara 4 Lomba Mewarnai yang digelar di Lippo Plaza Jember.

Bagi pihak sekolah, capaian tersebut bukan sekadar tentang piala atau peringkat. Lebih dari itu, keberanian Khalisa untuk tampil dan berkompetisi menjadi sebuah proses penting dalam membangun karakter dan rasa percaya dirinya.

Kepala Sekolah: Tidak Perlu Menjadi Hebat untuk Memulai

Kepala SDN Banjarsari 04, Eko Dony Nur Cahyono, S.Pd., mengapresiasi pencapaian yang diraih Khalisa. Ia menilai, keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari dukungan lingkungan, baik keluarga maupun sekolah.

Menurutnya, sinergi antara sekolah dan wali murid memiliki peran penting dalam membantu anak menemukan serta mengembangkan potensi yang dimilikinya.

“Luar biasa, karena ternyata benar, kita tidak perlu menjadi hebat untuk memulai. Tetapi harus berani memulai agar menjadi hebat,” ujar Eko Dony.

Ia berharap prestasi Khalisa dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi SDN Banjarsari 04 lainnya untuk berani mencoba berbagai kegiatan positif sesuai dengan minat dan potensi masing-masing.

“Harapan ke depan, SDN Banjarsari 04 dengan komunikasi yang baik antara sekolah dan wali murid diharapkan dapat membantu membentuk karakter anak untuk lebih percaya diri dan mengembangkan potensi dalam dirinya,” jelasnya.

Prestasi yang Berawal dari Keberanian

Kisah Khalisa menjadi gambaran bahwa prestasi tidak selalu berawal dari seorang anak yang sejak awal sudah berani tampil di depan banyak orang.

Terkadang, prestasi justru dimulai dari langkah kecil: seorang anak yang berani mencoba meski masih merasa malu dan tidak percaya diri.

Dengan dukungan guru, orang tua, dan lingkungan sekolah yang positif, keberanian tersebut dapat tumbuh menjadi kepercayaan diri dan pada akhirnya menghasilkan prestasi.

SDN Banjarsari 04 pun berharap capaian Khalisa dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berprestasi.

Berani mencoba, berani belajar, dan berani berkembang. Karena untuk menjadi hebat, semuanya memang harus dimulai dari keberanian untuk melangkah. (Catur)

Loading