TULANG BAWANG Rilisfakta.id – Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) melaksanakan kegiatan Video Conference (Vicon) Ground Breaking secara serentak pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII yang dilaksanakan di 23 titik wilayah jajaran Korem 043/Gatam, Rabu (09/09/2026).
Untuk wilayah Kabupaten Tulang Bawang, kegiatan tersebut dipusatkan di Kampung Bawang Tirto Mulyo, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Polri, Forkopimda, Pemerintah Daerah, aparatur kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh adat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud nyata sinergi dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Danrem 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu bentuk kepedulian dan upaya TNI dalam membantu membuka akses serta memperlancar konektivitas masyarakat antarkampung maupun wilayah lainnya.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan upaya untuk membuka akses masyarakat. Jembatan perintis ini memang bersifat sementara, dengan harapan ke depan pemerintah pusat dapat membangun jembatan secara permanen, lebih kokoh, dan representatif,” ujar Danrem.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan pembangunan tersebut.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya membutuhkan dukungan dari pemerintah dan aparat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal dan berkelanjutan.
“Korem 043/Gatam terus berkolaborasi dengan masyarakat dan berbagai instansi lainnya untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun jembatan secara fisik sekaligus menjadikannya sebagai jembatan yang menghubungkan masyarakat dan mempererat kebersamaan,” ungkapnya.
Danrem juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Garuda yang dibangun, sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan mampu menjadi solusi dalam membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan kepedulian dalam membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat.
![]()
