Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
SDN Kepatihan 05 Jember Tidak Gunakan LKS Pabrikan, Susi Novitasari Dorong Guru Ciptakan LKPD Kreatif Gratis untuk Siswa
Jember, rilisfakta.id – SDN Kepatihan 05 Jember menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan berkualitas tanpa membebani orang tua siswa dengan pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) pabrikan. Sebagai gantinya, para guru menyusun sendiri Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang disesuaikan dengan materi pembelajaran di kelas dan diberikan secara gratis kepada seluruh peserta didik.
Hal tersebut disampaikan Kepala SDN Kepatihan 05, Susi Novitasari, S.Pd., kepada awak media di ruang kepala sekolah pada Senin (3/8/2026).
Menurut Susi Novitasari, sejak memimpin SDN Kepatihan 05, dirinya mendorong seluruh guru untuk terus berinovasi dalam menyusun perangkat pembelajaran. Salah satunya melalui penyusunan LKPD yang dibuat sendiri oleh guru mata pelajaran, sehingga materi yang diberikan benar-benar selaras dengan proses pembelajaran yang telah disampaikan di kelas.
@portalrilisfakta.id
“Kami tidak menggunakan LKS pabrikan. Guru-guru kami menyusun sendiri LKPD yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan materi yang diajarkan. Dengan demikian, siswa memperoleh bahan belajar yang lebih relevan, menarik, serta tidak perlu membeli karena seluruhnya diberikan secara gratis,” ujar Susi Novitasari.
Ia menambahkan, sumber belajar utama di SDN Kepatihan 05 tetap mengacu pada Buku HET (Harga Eceran Tertinggi) Pemerintah sebagai buku utama, yang dipadukan dengan buku pendamping sesuai kurikulum terbaru. Menurutnya, perpaduan tersebut mampu mendukung pembelajaran yang lebih efektif sekaligus mendorong kreativitas guru dalam menyampaikan materi.
Apresiasi terhadap sistem pembelajaran tersebut juga disampaikan oleh Wiji Wijati, wali murid Navira, siswi kelas 4B.
Menurutnya, proses pembelajaran di SDN Kepatihan 05 sangat memuaskan karena didukung bahan ajar yang kreatif dan mudah dipahami anak-anak.

“Anak saya menjadi lebih semangat belajar di rumah. LKPD buatan guru SDN Kepatihan 05 justru lebih menarik dibandingkan LKS yang dijual di toko. Yang paling kami syukuri, semua itu diberikan secara gratis kepada siswa. Kami sebagai orang tua tentu sangat berterima kasih kepada pihak sekolah dan para guru yang telah bekerja keras demi kemajuan pendidikan anak-anak,” ungkapnya.

Melalui inovasi tersebut, SDN Kepatihan 05 menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran tidak harus bergantung pada LKS pabrikan. Kreativitas guru dalam menyusun LKPD menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat berlangsung lebih kontekstual, inovatif, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Jember. (Catur)
![]()

