Wamenkes RI Dampingi Gus Fawait Luncurkan Program Home Care, Jember Wujudkan Dokter Keluarga bagi Warga Kurang Mampu

Wamenkes RI Dampingi Gus Fawait Luncurkan Program Home Care, Jember Wujudkan Dokter Keluarga bagi Warga Kurang Mampu
Bagikan berita ini :

Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono

Wamenkes RI Dampingi Gus Fawait Luncurkan Program Home Care, Jember Wujudkan Dokter Keluarga bagi Warga Kurang Mampu

Jember, rilisfakta.id – Pemerintah Kabupaten Jember resmi meluncurkan Program Home Care sebagai inovasi pelayanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah dengan konsep dokter keluarga bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Peluncuran yang dipusatkan di Puskesmas Sumberbaru, Jumat (24/7/2026), dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia bersama Bupati Jember, Muhammad Fawait.

Kehadiran Wakil Menteri Kesehatan RI menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap transformasi pelayanan kesehatan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember. Sebelum menuju lokasi peluncuran, Wakil Menteri Kesehatan bersama Bupati Jember mengikuti sarapan bersama, kemudian memimpin konvoi 49 unit mobil Home Care menuju Puskesmas Sumberbaru. Satu unit mobil Home Care juga disiagakan sebagai kendaraan display yang telah dihias khusus untuk peluncuran program tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada 10 penerima manfaat, terdiri atas lima lanjut usia (lansia) dan lima penyandang disabilitas. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembukaan oleh pembawa acara, serta sambutan dari Bupati Jember, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, perwakilan Komisi VI DPR RI, Wakil Kepala BP Taskin, hingga Wakil Menteri Kesehatan RI.

Momentum peluncuran ditandai dengan penyerahan simbolis mockup kunci mobil Home Care kepada perwakilan puskesmas, dilanjutkan penekanan tombol sirene sebagai tanda resmi beroperasinya layanan Home Care di Kabupaten Jember. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait menjelaskan bahwa Program Home Care merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sebelum diluncurkan secara resmi pada 24 Juli 2026, program tersebut telah melalui tahap uji coba di sejumlah wilayah selama beberapa pekan terakhir guna memastikan kesiapan layanan, sumber daya manusia, serta mekanisme operasional di lapangan.

Menurut Gus Fawait, kehadiran Program Home Care bukan sekadar menghadirkan layanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang ekonomi.

“Melalui Program Home Care ini, kami ingin memastikan masyarakat yang kurang mampu juga memperoleh pendampingan layanan kesehatan layaknya memiliki dokter keluarga. Tidak boleh ada lagi perbedaan akses pelayanan kesehatan hanya karena kondisi ekonomi atau keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan. Semua warga Jember memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah dijangkau, berkualitas, dan manusiawi. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember terus berikhtiar menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui kunjungan tenaga kesehatan langsung ke rumah, sehingga warga lanjut usia, penyandang disabilitas, pasien dengan keterbatasan mobilitas, maupun masyarakat yang membutuhkan penanganan dapat memperoleh pelayanan secara optimal tanpa harus merasa kesulitan mengakses layanan kesehatan. Kami berharap Program Home Care menjadi langkah nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang berkeadilan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.

Ia menambahkan, dengan dukungan 49 unit mobil Home Care yang akan melayani seluruh wilayah Kabupaten Jember, pemerintah berharap tenaga kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas, lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun pasien yang membutuhkan pelayanan medis di rumah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat layanan kesehatan primer hingga ke tingkat keluarga.

Usai peluncuran, Wakil Menteri Kesehatan RI beserta rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Puskesmas Bangsalsari untuk meninjau pemanfaatan Portable X-Ray serta pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sambutan dari Bupati Jember dan Wakil Menteri Kesehatan RI mengenai pentingnya penguatan pelayanan kesehatan primer dan pemerataan akses layanan kesehatan di daerah.

Setelah melaksanakan Salat Jumat, rombongan menuju Pendopo Kabupaten Jember untuk mengikuti ramah tamah dan makan siang bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jember. Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Jember, Wakil Menteri Kesehatan RI dijadwalkan menyaksikan Jember Fashion Carnaval (JFC) sebelum melanjutkan perjalanan menuju Batu, Malang.

Peluncuran Program Home Care diharapkan menjadi tonggak baru pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember. Melalui inovasi ini, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah dijangkau, dan responsif tanpa harus selalu datang ke fasilitas kesehatan. Program tersebut menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, berkeadilan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sehingga setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup lebih sehat dan memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal. (Catur)

Loading