Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono
TPQ Subulus Salam Bangsalsari Gelar Kirab dan Haflah Akhirussanah ke-VI
Jember, rilisfakta.id – TPQ dan Madrasah Diniyah Subulus Salam, Dusun Rambutan, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, menggelar rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah dan Wisuda Alimna yang ke-VI dengan penuh khidmat dan semarak.
Kegiatan diawali dengan kirab santri yang diikuti oleh para santri putra-putri TPQ Subulus Salam dengan mengenakan seragam hijau khas Nahdlatul Ulama serta membawa bendera Merah Putih dan bendera NU. Kirab tersebut melintasi jalan desa dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitar yang turut menyaksikan di sepanjang rute kirab.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni Minggu (8/2/2026) dan Senin (9/2/2026).
Pada hari pertama, kirab dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB dengan iringan drum band dari Yayasan Bani Kholiel.
Setelah kirab, kegiatan dilanjutkan dengan wisuda santri pada malam hari, yang dirangkai dengan pengajian umum dan diisi oleh Habib Nizar, sehingga menambah kekhidmatan acara Haflah Akhirussanah tersebut.
@rilisfakta.korwil.jatim
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan ba’da Maghrib dengan penampilan kreasi seni para santri, yang menampilkan berbagai potensi dan bakat anak-anak TPQ Subulus Salam.
Acara kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para santri.
Salah satu wali santri, Dodik, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, TPQ Subulus Salam memiliki kualitas pendidikan agama yang baik dan sangat bermanfaat bagi perkembangan keagamaan anaknya.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini, karena TPQ Subulus Salam memiliki kualitas pendidikan yang baik. Anak saya mendapatkan pembinaan agama yang jelas dan terarah, sehingga saya merasa tenang mengajikan anak di sini,” ujar Dodik.

Sementara itu, Pengasuh TPQ Subulus Salam, Ustadz Ya’kub, menjelaskan bahwa wisuda santri dengan metode Alimna pada tahun ini berjumlah 11 santri, terdiri dari 4 santri putri dan 7 santri putra.
“Wisuda santri metode Alimna TPQ Subulus Salam tahun ini berjumlah 11 orang, terdiri dari 4 santri putri dan 7 santri putra,” jelas Ustadz Ya’kub.
Ia menambahkan, proses pendidikan santri Alimna dimulai sejak bulan Syawal, digodok secara intensif sejak November pra-munaqosah di TPQ Muta’allimin Gambirono, kemudian dilanjutkan di Curah Kalong hingga pelaksanaan Munaqosah Al-Qoiriyah pada 8 Januari lalu.
“Proses pendidikan Alimna ini dimulai sejak bulan Syawal, digodok secara intensif sejak November pra munaqosah di TPQ Muta’allimin Gambirono, kemudian dilanjutkan di Curah Kalong hingga pelaksanaan Munaqosah Al-Qoiriyah pada 8 Januari,” tambahnya.
Ustadz Ya’kub juga mengajak masyarakat agar ke depan semakin antusias mengajikan anak-anaknya di TPQ Subulus Salam maupun lembaga Alimna lainnya, karena selain mengaji dengan metode Alimna, santri juga dibekali pendidikan keagamaan yang lengkap sebagai bekal kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap ke depan masyarakat semakin antusias mengajikan anak-anaknya di TPQ Subulus Salam maupun lembaga Alimna lainnya, karena selain mengaji dengan metode Alimna, santri juga dibekali pendidikan keagamaan yang lengkap,” pungkasnya. (Catur)
![]()

