Hujan Deras Picu Longsor di Tugusari, Akses Utama Bangsalsari Terancam Terputus

Hujan Deras Picu Longsor di Tugusari, Akses Utama Bangsalsari Terancam Terputus
Bagikan berita ini :

Korwil Jatim: Catur Teguh Wiyono

Hujan Deras Picu Longsor di Tugusari, Akses Utama Bangsalsari Terancam Terputus

Jember, rilisfakta.id – Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah bencana di beberapa titik. Salah satunya terjadi di Kecamatan Bangsalsari, tepatnya di wilayah Krajan, Desa Tugusari, di mana tembok penahan tanah (TPT) pada jalan inti atau jalan kabupaten dilaporkan longsor, Sabtu (7/2/2026).

Selain longsor, luapan sungai juga terjadi di beberapa titik akibat hujan deras yang turun hampir tanpa jeda. Peristiwa longsornya TPT jalan tersebut diketahui setelah Camat Bangsalsari, Bambang Erwin Setyono, menerima laporan dari Pemerintah Desa Tugusari dan masyarakat setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, camat bersama perangkat desa dan warga langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan.

Salah seorang warga sekitar, Ahmad, menuturkan bahwa longsor terjadi pada Kamis malam (5/2/2026) saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Longsoran baru diketahui warga pada keesokan paginya.

“Kamis malam, mas, dua hari yang lalu itu hujannya deras sekali. Paginya ada warga sebelah rumah yang bilang kalau terjadi longsor. Saya langsung lihat ke lokasi, karena kondisinya parah akhirnya saya unggah di grup supaya cepat ditangani,” ungkap Ahmad.

Hal senada disampaikan oleh warga lainnya, Moch Rofek, yang mengkhawatirkan dampak longsor apabila tidak segera mendapat penanganan serius. Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama warga menuju wilayah Bangsalsari.

@rilisfakta.korwil.jatim

“Jalan ini akses utama warga. Kalau tidak segera dibenahi dan longsornya bertambah parah, dikhawatirkan bisa memutus jalur utama menuju Bangsalsari. Aktivitas warga pasti sangat terganggu,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Bangsalsari Bambang Erwin Setyono menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait agar segera dilakukan penanganan.

“Kami sudah menerima laporan dari pemdes dan masyarakat, serta langsung meninjau lokasi. Saat ini kami juga sudah menghubungi dinas terkait agar longsor ini segera ditangani, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga diimbau untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras, serta berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi longsor. (Catur)

Loading